RAGAM BAHASA
RAGAM BAHASA
Ragam bahasa adalah
variasi bahasa yang digunakan menurut pemakaian yang berbeda-beda, menurut
topik pembicaraan, kawan bicara, dan hubungan antara individu satu dengan
individu lainnya.
Ragam bahasa memiliki
beberapa jenis, yaitu ragam lisan dan ragam tulisan; ragam baku dan ragam tidak
baku; ragam sosial dan ragam fungsional.
Ragam bahasa memiliki
beberapa fungsi, antara lain sebagai lambang kebanggaan kebangsaan; lambang
identitas nasional; alat perhubungan antarwarga, antardaerah, dan antarbudaya;
dan alat yang memungkinkan penyatuan berbagai suku bangsa dengan latar sosial
budaya yang berbeda-beda.
Ragam bahasa memiliki beberapa jenis, antara lain :
1.
Ragam
lisan dan ragam tulis
2.
Ragam
baku dan ragam tidak baku
3.
Ragam
sosial dan ragam fungsional
1. RAGAM LISAN
Ragam lisan merupakan ragam bahasa yang disampaikan secara langsung
tanpa perantara.
Ciri Ragam Lisan :
Penggunaan bentuk kata:
1. Kendaraan yang ditumpanginya nabrak
pohon mahoni.
2. Bila tak sanggup, tak perlu
lanjutkan pekerjaan itu.
3. Fotokopi ijazah harus dilegalisir
dulu oleh pimpinan akademi.
Penggunaan kosa kata:
1. Saya sudah kasih tahu mereka
tentang hal itu.
2. Mereka lagi bikin denah buat
pameran entar.
3. Pekerjaan itu agak macet disebabkan
karena keterlambatan dana yang diterima.
Penggunaan struktur kalimat:
1. Rencana ini saya sudah sampaikan
kepada Direktur.
2. Dalam “Asah Terampil” kini dihadiri juga
oleh Walikota Depok.
3. Karena
terlalu banyak saran berbeda-beda sehingga ia makin bingung untuk menyelesaikan
pekerjaan itu.
2. RAGAM TULISAN
Ragam tulisan merupakan ragam bahasa yang penyampaiannya menggunakan
media perantara.
Ciri Ragam Tulisan :
Penggunaan bentuk kata :
1. Kendaraan yang ditumpanginya menabrak
pohon jati.
2. Apabila tidak
sanggup, engkau tidak perlu melanjutkan pekerjaan itu.
3. Fotokopi ijazah harus dilegalisasi
dahulu oleh pimpinan akademik.
Penggunan kosa kata :
1. Saya sudah memberi tahu mereka
tentang hal itu.
2. Mereka sedang membuat denah untuk
pameran nanti.
3. Pekerjaan itu agak macet disebabkan
oleh keterlambatan dana yang diterima.
Penggunaan struktur kalimat :
1. Rencana ini sudah saya sampaikan
kepada Direktur.
2. ”Asah Terampil” ini dihadiri juga oleh
Gubernur Daerah Istimewa Aceh.
3. Karena
terlalu banyak saran yang berbeda-beda, ia makin bingung untuk
menyelesaikan pekerjaan itu.
3. RAGAM BAKU
Ragam baku adalah ragam yang dilembagakan
dan diakui oleh sebagian besar warga masyarakat pemakainya sebagai bahasa resmi
dan sebagai kerangka rujukan norma bahasa dalam penggunaannya.
Ciri :
- Merupakan ragam bahasa orang yang berpendidikan
- Bersifat kecendiakaan
Fungsi :
- Pemersatu
- Pemberi kekhasan
Memiliki 3 dimensi :
- Sikap kesetiaan bahasa
- Sikap kebangsaan bahasa
- Sikap kesadaran akan norma dan kaidah bahasa
4. RAGAM TIDAK BAKU
Ragam
tidak baku adalah ragam yang tidak dilembagakan dan ditandai oleh ciri-ciri
yang menyimpang dari norma ragam baku.
5. RAGAM SOSIAL
Ragam sosial dapat
didefinisikan sebagai ragam bahasa yang sebagian norma dan kaidahnya didasarkan
atas kesepakantan bersama dalam lingkungan sosial yang lebih kecil dalam
masyarakat.
Membedakan penggunaan bahasa berdasarkan hubungan orang misalnya
berbahasa dengan keluarga, teman akrab dan atau sebaya, serta tingkat status
sosial orang yang menjadi lawan bicara.
6. RAGAM FUNGSIONAL
Sering juga disebut ragam professional merupakan ragam bahasa yang
diakitkan dengan profesi, lembaga, lingkungan kerja, atau kegiatan tertentu
lainnya. Sebagai contoh yaitu adanya ragam keagamaan, ragam kedokteran, ragam
teknologi dll. Kesemuaan ragam ini memiliki fungsi pada dunia mereka sendiri.
Semoga Bermanfaat!!
Resume By : Yunita Rizkia
Comments
Post a Comment